Home Video Jangan Lengah, Kasus Harian Corona di Indonesia Masih Tinggi – Software Aplikasi

Jangan Lengah, Kasus Harian Corona di Indonesia Masih Tinggi – Software Aplikasi

Terbaru, Aplikasi KompasTV aplikasi,kasus,jawa,dan,update corona indonesia,covid-19 indonesia hari ini,ppkm darurat,kompastv,kompastv live,jokowi,gsc.tab=0&gsc.q=KompasTV”> These clay are apostrophe.
Di Upload KompasTV
Profil KompasTV

http://www.dailymotion.com/kompastv
Video Selengkapnya link di bawah ini Jangan lupa fancy dan juga subscribe
KOMPAS.TV – Pemberlakuan PPKM Darurat Jawa dan juga Bali selama 2 pekan tidak serta merta menurunkan angka penularan kasus Corona secara signifikan. Masih menembus angka hampir 40 ribuan kasus per hari.

Senin kemarin (20/7), kasus harian covid hari ini mengalami penurunan menjadi 38.325 kasus, sehingga total kasus Corona di Indonesia menjadi 2.950.058 kasus.

Baca Juga :  Electro Buff When? - Genshin Impact Indonesia - Indonesia

Sementara pasien sembuh bertambah 29.791 kasus dan juga pasien meninggal bertambah 1.280 kasus.

5 daerah dengan kasus positif Corona tertinggi, yakni Jawa Barat 6.928 kasus, DKI Jakarta 6.213 kasus, Jawa Timur 5.654 kasus, Jawa Tengah 3.423 kasus dan juga Banten 2.865 kasus.

Masih tingginya penularan di masyarakat memicu rasio keterisian rumah sakit rujukan Corona di tiga daerah nyaris penuh.

Baca Juga :  BREAKING SAWGRASS: TPC Sawgrass from the Solutions - Ep. 2 - strategies

Banyaknya warga yg terpapar Corona salah satunya ditengarai akibat varian baru virus corona. Di Jawa dan juga Bali saja, ditemukan sedikitnya 661 kasus varian delta Corona.

Masih tingginya kasus Corona membuat tenaga kesehatan kewalahan di dalam merawat pasien Corona. Di Jawa Timur, Gubernur Khofifah indar Parawansa, berdialog dengan para tenaga kesehatan yg bertugas menangani pasien Corona di RSUD Soetomo.

Melalui Software Aplikasi digital, para dokter dan juga perawat di RSUD Soetomo menyampaikan keluh kesahnya di dalam menangani pasien Corona selama ini.

Baca Juga :  Buruan Daftar Cuma Undang Teman Dapat Rupiah || Aplikasi Terbaru Penghasil Uang !! - aplikasi

Salah satunya, minimnya jumlah tenaga kesehatan, baik perawat maupun dokter.

Pandemi tidak akan bisa berakhir, jika tak ada kesadaran dari masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yg sudah ditetapkan oleh pemerintah. Seketat apa pun pembatasan aktivitas, tidak akan ada artinya jika kami masih tetap abai dan juga menganggap remeh virus corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here