Home Terbaru Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Dibuka, Cek Syaratnya!

Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Dibuka, Cek Syaratnya!

Portal IDNpos February 23, 2021 6:05 pm

Jakarta, IDNPOS Indonesia– Pemerintah membuka pendaftaran program Prakerja Gelombang 12, dengan target 600 ribu peserta. Adapun target pada Semester I-2021 ialah 2,7 juta peserta dengan total anggaran Rp 10 triliun.

“Program Kartu Prakerja akan tetap dilanjutkan, dimana pada Semester I-2021 tetap dengan metode semi bansos dan juga serta besaran bantuan pelatihan Rp 1 juta. Insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu tiap bulannya selama 4 bulan dengan total insentif pasca pelatihan sebesar Rp. 2,4 juta, dan juga serta insentif survei Rp 50 ribu tiap satu kali survei. Dengan tiga kali survei maka total insentifnya Rp 150 ribu,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di dalam konferensi pers, Hari Selasa (23/2/2021).

Dia menjabarkan bagi masyarakat yg ingin mendaftarkan diri pada program Prakerja, persyaratannya sama dengan program Prakerja 2020. Beberapa persyaratan yg mesti dipenuhi sebelum mendaftar pada program ini ialah pendaftar mesti WNI dengan usia 18 tahun ke atas dan juga serta tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Selain itu serta penerima Kartu Prakerja dibatasi maksimal cuma 2 anggota keluarga per Kartu Keluarga

Baca Juga :  Kemenangan yang Menunjukkan bahwa Thomas Tuchel Pelatih Top Dunia

Airlangga menegaskan program ini ditujukan kepada pencari kerja, penganggur, pekerja dan juga serta wirausaha. Dengan begitu, Prakerja tidak dapat diberikan kepada pejabat negara, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggota DPR dan juga serta DPRD, BUMN dan juga serta BUMD, Kepala Desa dan juga serta Perangkat Desa, dan juga serta Pejabat BUMN maupun BUMD.

“Kami mengajak para Pekerja yg dirumahkan atau kehilangan pekerjaan dan juga serta para Pelaku Usaha Mikro maupun Kecil (UMK) yg tutup usaha karena dampak pandemi Corona untuk dapat mendaftarkan diri di dalam program Kartu Prakerja,” katanya.

Kemudian untuk pemerataan penerima bantuan berasal dari pemerintah, program Prakerja tidak dapat diberikan kepada masyarakat yg menjadi Penerima Bansos Kemensos (DTKS), yg menerima Bantuan Subsidi Upah, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), serta penerima Kartu Prakerja tahun 2020.

Baca Juga :  Covid Belum Berakhir, WHO Ingatkan Kebangkitan Wabah Ini

Syarat Pendaftaran Prakerja Gelombang 12

Untuk mendaftar program Prakerja, anda mesti memenuhi beberapa syarat ini:

Pertama, peserta membuat akun melalui laman www.prakerja.go.id. Setelah sukses mendaftar akun dan juga serta login ke akun, peserta akan masuk ke dashboard akun. Pada bagian verifikasi KTP, peserta mesti mengisi NIK, nomor KK dan juga serta tanggal lahir, lalu klik tombol berikutnya.

Kedua, setelah lolos verifikasi NIK, peserta diminta untuk melengkapi data diri dan juga serta mengunggah potret KTP. Selanjutnya, peserta diminta untuk melakukan verifikasi nomor handphone. Masukkan kode OTP yg telah dikirimkan via SMS ke nomor handphone anda. Lalu, klik verifikasi.

Ketiga, peserta diminta untuk mengisi sejumlah pernyataan.

Keempat, calon peserta akan mengikuti tes motivasi dan juga serta kemampuan dasar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi dan juga serta potensi yg dimiliki calon peserta. Setelah mengisi tes, hasil tes akan dievaluasi dari pihak PMO. Memilih gelombang yg anda inginkan disesuaikan dengan domisili anda, lalu klik gabung.

Baca Juga :  Pulihkan Sektor Pariwisata Lewat Peningkatan SDM di Desa Wisata

Setelah mengisi gelombang, akan muncul persetujuan Kartu Prakerja yg berisi beberapa pernyataan. Peserta mesti klik kolom saya menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.

Kelima, peserta yg lolos dapat memilih Tipe pelatihan melalui platform digital mitra kartu prakerja. saat ini, pemerintah menggandeng 7 mitra platform digital seperti Tokopedia, Kementerian Ketenagakerjaan, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan juga serta Pijar.

Keenam, Setelah merampungkan pelatihan, setiap peserta akan diberikan sertifikat elektronik.

Ketujuh, peserta akan menerima insentif pasca penuntasan pelatihan sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Insentif itu diberikan secara non tunai melalui rekening bank atau dompet elektronik pilihan peserta. Khusus untuk dompet digital, pemerintah telah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, OVO, dan juga serta Dana.

[Gambas:Video IDNPOS]

(roy/roy)


Sumber Referensi & Artikel : C N B C
Saksikan video pilihan berikut ini: