Home Terbaru Golden Age of Piracy Abad 16-19M: Corsair

Golden Age of Piracy Abad 16-19M: Corsair

Portal IDNpos March 6, 2021 9:07 pm


Setelah sebelumnya pada Bagian 1 membahas Privateer, pada kesempatan ini akan dibahas tentang Corsair. Istilah ini muncul di kawasan Mediterania dimana terjadi persaingan keagamaan antara Islam dan juga serta Kristen yg ditandai dengan Perang Salib. Permusuhan ini berkembang setelah kekuasaan Islam di semenanjung Iberia yg disebut sebagaimana Andalusia di runbtuhkan dari kekuasaan Spanyol yg disebut dengan Reconquista. Runtuhnya kekuasaan Islam di semenanjung Iberia mengakibatkan terjadinya migrasi besar-besaran masyarakat muslim ke kawasan pesisir utara benua afrika. Dipesisir utara afrika ini muncul kerajaan baru yg dikemudian hari menjadi negara vassal Ottoman. Dibawah ottoman negara-negara ini diberi sumber daya untuk bias mengembangkan angkatan lautnya dan juga serta dari Ottoman diberdayakan sebagaimana Privateer untuk menyerang armada dagang khususnya Spanyol. Corsair sebagian besar beragama muslim, mereka membawa semangat keagamaan untuk memerangi musuh islam yg saat itu ialah Kristen. Corsair ini sangat banyak menyerang kapal dagang berasal dari negara-negara Kristen seperti Spanyol, Italia dan juga serta serta negara perdagangan seperti venesia. Penyerangan ini berkembang menjadi penjarahan dan juga serta penyerangan kota-kota pesisir.

            Hal yg membedakan corsair dengan bajak laut lainnya di dunia ialah komoditas rampokan mereka bukan cuma barang-barang berharga namun serta mereka membawa manusia sebagaimana komoditi untuk diperjualbelikan sebagaimana budak. Seringkali corsair menyerang desa-desa dengan tujuan menjadikan warga desa sebagaimana budak yg laku di market budak yg sangat banyak di jumpai di Ottoman dan juga serta Timur Tengah. Diperkirakan sejak tahun 1530-1780 sekitar 1,2 juta orang telah menjadi korban perbudakan yg dilakukan dari serangan Corsair. Pada masa ini masyarakat berasal dari berbagai suku bangsa, latar belakang, dan juga serta agama menjadi budak yg ramai dijumpai di pasar-pasar budak. Komoditas yg paling digemari dari market budak di Ottoman dan juga serta Timur Tengah ialah wanita berasal dari Eropa dan juga serta tenaga kerja berasal dari Afrika. Pangkalan Corsair terletak dikawasan pesisir berber atau kawasan Afrika Utara di dalam naungan kerajaan Algiers, Tunis, Maroko, dan juga serta Tripoli. Corsair memiliki penampilan kapal yg unik karena mereka memakai kapal Galleys yg dilengkapi dengan dayung serta layar yg runcing berbentuk segitiga dengan bodi kapal yg ramping memudahkan mereka untuk bergerak dengan cepat sesuai dengan praktik pergerakan mereka yg menyerang dengan cepat dan juga serta menghilang dilautan.

            Daerah operasi kapal-kapal Corsair meliputi kawasan Mediterania, pantai utara Afrika, kota-kota pesisir Italia, Prancis, Spanyol, Portugal Inggris, Belanda sampai pesisir Islandia. Pada suatu kasus penyerangan Corsair di Irlandia tepatnya di kota Baltimore menyebabkan kota tersebut pernah ditinggalkan dari penduduknya dan juga serta baru ditinggali lagi beberapa tahun berikutnya. Pada tahun 1609-1616, Inggris telah kehilangan 466 kapal dagangnya. Puncak berasal dari Corsair terjadi pada abad 17 yg menyebabkan lesunya perdagangan di kawasan Mediterania yg berimbas pada krisis di negara-negara yg menggantungkan pemasukannya berasal dari perdagangan laut seperti Venesia. Pada masa puncak itu muncul nama-nama yg dianggap membawa corsair ke puncak kejayaan. Barbarossa bersaudara ialah sebutan untuk Oruc dan juga serta adiknya Hizir yg menjadi Corsair dan juga serta terkenal karena keberhasilannya di dalam setiap perompakan maupun penyerangannya. Barbarossa ialah sebutan di dalam bahasa Italia yg berarti janggut merah sesuai dengan penampilan mereka berdua yg memiliki janggut merah karena kebiasaan mereka yg memakai henna untuk mewarnai rambutnya. Mereka berdua serta merupakan privateer bagi Kesultanan Ottoman yg berjasa menaklukan Algeria. Oruc serta dikenal sebagaimana si tangan perak karena salah satu tangannya hancur saat terkena meriam pada saat menyerang Spanyol sedangkan heyredin diberikan gelar atas keberanian dan juga serta kesuksesannya sebagaimana corsair untuk memimpin armada laut Ottoman.

            Bukan cuma berasal berasal dari pesisir berber, corsair serta terdapat yg berasal berasal dari Inggris. Ia ialah John Ward sebelumnya ialah seorang Privateer untuk Inggris yg dikemudian hari berpindah haluan menjadi Corsair setelah sebelumnya menjadi mualaf dan juga serta berganti nama menjadi Yusuf Rais. Alasannya menjadi Corsair ialah karena sejak Raja James I melakukan pelarangan terhadap Privateer ia kehilangan pekerjaannya dan juga serta menolak untuk berhenti menjadi perompak dari karena itu ia kabur dan juga serta menjadi seorang Corsair. Ia berpangkalan di pelabuhan Tunis yg aktif melakukan penyerangan kapal-kapal dagang dan juga serta penyerangan kota-kota pesisir. Selanjutnya muncul tokoh corsair wanita bernama Sayyida al-Hurra, Ia sebelumnya hidup di Kesultanan Granada namun terpaksa kabur ke maroko karena terjadi Reconquista dari Spanyol yg menyebabkan hancurnya Kesultanan Granada. Untuk membalaskan dendamnya, Ia dengan bekas bangsawan Granada mendirikan armada bajak laut untuk menyerang kapal dagang Spanyol dan juga serta Portugal di Mediterania. dengan dengan sekutunya Barbarosa bersaudara Ia menjadi kaya raya hasil berasal dari rampasan kapal dan juga serta perdagangan budak yg selanjutnya Ia menjadi Gubernur Tetouan dan juga serta menikah dengan Sultan Maroko, ahmad al-wattasi.

Dampak perompakan yg dilakukan dari corsair sangat luas pada negara-negara yg terdampak. Dengan terganggunya jalur perdagangan sangat banyak negara-negara yg kekurangan suplai barang komoditas dagangan yg mengakibatkan terjadinya kelangkaan. Bukan cuma itu, bagi negara yg menggantungkan pemasukannya berasal dari hasil perdagangan akan terganggu yg mengakibatkan terjadinya kekurangan pemasukan. Belum lagi sangat banyak biaya yg dikeluarkan dari negara untuk melakukan penebusan bagi para tawanan yg dibawa dari corsair jika tidak akan dijadikan budak dan juga serta dijual di market budak. Muncul usaha untuk memerangi Corsair dari negara-negara eropa antara yg lain yg dilakukan dari Spanyol dan juga serta Portugal dengan melakukan patrol perairan dan juga serta pesisir yg terbukti efektif mengurangi serangan corsair pemukiman pesisir. yg dilakukan dari Inggris dan juga serta Prancis yaitu dengan melakukan penyerangan ke daerah-daerah corsair dengan melakukan bombardier pelabuhan yg mengakibatkan kerusakan pada kapal.

Amerika Serikat yg turut terganggu perdagangannya serta menyatakan perang dengan mengrimkan armadanya untuk melakukan blockade dan juga serta penggempuran pelabuhan corsair serta melakukan penaklukan sebuah kota di Tripoli yg dikenal dengan perang Barbary 1 & 2, di dalam perang ini serta didukung dari Swedia. Dengan usaha tersebut, corsair mengalami kemunduran diakibatkan serta dengan berkembangnya teknologi kapal bangsa Eropa yg mengembangnkan Frigate dengan meriam di dalam jumlah sangat banyak yg efektif memberantas kapal-kapal galleys milik corsair. Terlebih lagi dengan jatunya salah satu kota pangkalan corsair yaitu Algeirs pada tahun 1830 ke tangan Prancis dan juga serta melemahnya Ottoman sebagaimana pendukung utama Corsair menjadikan corsair semakin terpuruk dan juga serta perlahan mulai menghilang.

Baca Juga :  Ini Konsep Rupiah Digital versi BI, Sayonara Uang Tunai?

Sumber Referensi & Artikel : K A S K U S . C O . I D
Saksikan video pilihan berikut ini: